Kamis, 17 Maret 2011

Perlukah Kita Bersikap ASERTIF?

Sebelum saya menjawab pertanyaan di atas, tentunya teman-teman harus tau dulu apa yang di maksud sikap ASERTIF / LUGAS. Sikap Asertif adalah sikap/perilaku banyak dibutuhkan orang yang selama hidupnya biasanya diperdaya orang lain
atau terlalu lemah untuk memperoleh kejelasan batasan diri dan pengambilan sikap lugas, tegas, dalam berhubungan dengan orang lain. `Sikap asertif atau lugas yang berada di antara submisif (dikendalikan, pasif) dan agresif untuk sebagian orang sulit ditentukan posisinya untuk disikapi sehingga pemberian wawasan dan pengenalan prosedur pelatihannya diperlukan. Nah bagai mana teman-teman sudah mengerti kan tentang apasih ASERTIF  itu? Sekarang saatnya kita bahas tentang “Perlukah Kita Bersikap Asertif?”
Yups, sikap ini sangat perlu kita miliki, dan sepertinya harus kita miliki, kita sebagai kalangan remaja tak jarang meremehkan sikap asertif. Mulai sekarang kita harus bisa membiasakan diri bersikap asertif, karena dengan ini kita dapat di katakana dewasa dan yang terpenting kita dihargai oleh teman kita dan tidak di remekan. Siapasih yang mau di remehkan? Tentu tidak ada yang mau kan? Nah mulai sekarang kita harus mengukur dirikita sendiri, seberapa sih sifat asertf yang ada pada diri kita? sangat asertif kah?, cukup asertif kah?, kurang asertif kah?, atau tidak asertif sama sekali. Bagi yang belum memiliki sefat  asertif?, jangan sedih karena sifat ini sesungguhnya ada pada setiap orang Cuma kita tidak merasakan dan tidak menerapkannya. Bagaimana caranya kita bisa tau seberapa asetifkah diri kita? Di bawah ini ada beberapakategori penting tentang ke asertifan
Kategori KEASERTIFAN
*   Mengetahui pikiran dan perasaan diri sendiri.
*   Berfikir secara realistik.
*   Berbicara tentang diri sendiri.
*   Berkomunikasi dengan apa yang anda inginkan.
*   Bersikap positif terhadap orang lain.
*   Bebas bela diri.
*   Mampu berdikari.
*   Menggunakan jumlah kekuatan yang tepat.
*   Mengetahui batasan diri sendiri dan orang lain.

Menguji hambatan mental
Hambatan mental yang membuat seseorang sulit bersikap asertif berkenaan dengan: tuntutan-tuntutan terhadap diri yang umumnya berupa keharusan-keharusan untuk dipenuhi; kekhawatiran diri atas reaksi orang lain ketika mengambil sikap tertentu; kekhawatiran akan reaksi diri atas kemungkinan sikap orang lain.

Nah sekarang sudah tau kan kita harus bagaimana, tinggal bagaimana kita sekarang dalam menjalani sikap-sikap  asertif itu sendiri. Jangan terlalu baik dengan teman atau orang sekitar kita, baik sih boleh-boleh saja karena sikap baik itu adalah sikap yang sangat di anjurkan oleh Orang Tua, Guru, terlebih juga oleh Agama.

Mulai sekarang jangan takut untuk mengatakan TIDAK, dan jadilah diri sendiri, tunjukkan pada mereka yang sering meremehkan kita/ mereka yang sering menganggap kita lemah bahwa kita lebih tangguh dari mereka semua. TAk ada kita mereka tiad dapat membanggakan diri. Nah kawan-kawan semangat terus yah jangan buat masa remaja mu menjadi suram, sekarang kita bisa melakikan semuanya dengan sesuka hati kita tapi ingat jangan sampai kelewat batas yaaaaa….

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More